Senin, 16 April 2012

Struktur Biji



Biji  adalah  alat  reproduksi,  penyebaran,  dan
kelangsungan  hidup  suatu  tumbuhan.  Selain  itu,
bagi  tumbuhan  berbiji,  biji  merupakan  awal  dari
kehidupan tumbuhan baru di luar induknya.
Jika  biji  tanaman  dikotil  seperti  kacang-
kacangan,  kamu  belah  menjadi  dua,  kamu  akan
mendapatkan struktur biji yang terdiri atas plumula,
hipokotil,   radikula,   kotiledon   dan   embrio.
Sedangkan,  struktur  biji  tanaman  monokotil,
misalnya  jagung  terdiri  atas  koleoptil,  plumula,
radikula, koleoriza, skutelum dan endosperma.
Bagian-bagian  biji  tersebut  mempunyai  fungsi  masing-
masing untuk pertumbuhan tanaman. Pada biji tanaman dikotil
maupun  monokotil,  plumula  merupakan  poros  embrio  yang
tumbuh  ke  atas  yang  selanjutnya  akan  tumbuh  menjadi  daun
pertama,  sedangkan radikula adalah poros embrio yang tumbuh
ke  bawah  dan  akan  menjadi  akar  primer.  Pada  tanaman
monokotil,  misalnya  jagung,  kotiledon  mengalami  modifikasi
menjadi skutelum dan koleoptil. Skutelum berfungsi sebagai alat
penyerap  makanan  yang  terdapat  di  dalam  endosperma,
sedangkan koleoptil berfungsi melindungi plumula. Selain itu,
pada jagung juga terdapat koleoriza yang berfungsi melindungi
radikula.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar